Makna puisi
Dibawah ini adalah teks puisi Ibu Pertiwi :
IBU PERTIWI
Emha Ainun Nadjib
Kepada siapa minta perlindungan
Dari remangnya zaman
Dan perjalanan sejarah
Yang mengguncang-guncang keyakinan
Yang gila merasa paling waras
Ya Tuhan, tanganku kebodohan
Kakiku kesesatan, mulutku sesumbar
Dan kepalaku kesombongan
Tak benar-benar ngerti yang sesungguhnya
Arti kemenangan dan kekalahan
Berapi-api kami memaksakan kemauan
Besok kami terpuruk sendiri di kuburan
Apa arti celaka dan apa arti keberuntungan
Kami ngotot merebut dan mempertahankan
Hari demi hari kami menunggu giliran
Memasuki jurang
Tolol dan tak ngerti
Beda antara kehormatan dan kehinaan
Antara kemuliaan dan keremehan
Hangus kami bakar diri kami sendiri
Makna puisi Ibu Pertiwi :
Pada paragraf pertama memiliki makna yaitu rakyat yang bingung mencari perlindungan karena gelapnya zaman dan perjalanan sejarah yang merubah keyakinan.
Pada paragraf kedua memilik makna yaitu orang gila yang merasa paling benar, padahal tangan mengarah kepada kebodohan, kaki mengarah pada kesesatan, mulut mengarah pada sesumbar dan kepala mengarah pada kesombongan.
Pada paragraf ketiga memiliki makna yaitu tidak mengetahui arti dari kemenangan dan kekalahan, berapi-api memaksakan sebuah kemauan tetapi tidak memikirkan kedepannya bermanfaat atau tidak.
Pada paragraf keempat memiliki makna yaitu tidak mengetahui arti celaka dan keberuntungan namun masih memaksa merebut dan mempertahankannya. tidak mengetehui apa yang terjadi selanjutnya.
Pada paragraf kelima memiliki makna yaitu mengetahui perbedaan antara kehormatan dan kehinaan, kemuliaan dan keremehan sehingga membuat dirinya berpacu dalam kebodohan
Diatas adalah makna dari puisi Ibu pertiwi karya Emha Ainun Nadjib
jangan lupa like, subscribe, comment dan share pada musikalisasi puisi kelompok 2 kelas J PGSD dengan judul puisi "IBU PERTIWI" https://www.youtube.com/watch?v=MzDryyFTDcc&feature=youtu.be
Komentar
Posting Komentar